Pra Ngapung 06092020
Berawal dari obrolan setelah sholat maghrib, muncul kesepakatan untuk melakukan kegiatan jalan kaki pada hari minggu tanggal 6 September 2020 menyusuri kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Dago dengan tujuan Maribaya.
Saatnya tiba, sekitar pukul 06.30 kami sudah berkumpul sebanyak 9 orang hendak melakukan perjalanan ke Tahura. Perjalanan dari base camp Linggawastu menuju Tahura kami tempuh dengan menumpang angkutan umum yang bersedia mengantar kami sampai dengan pintu gerbang Tahura... jadi perjalanan sampai pintu gerbang Tahura tidak keringetan.
Namun apa yang direncanakan tidak selalu bisa terwujud, karena pintu gerbang Tahura masih tertutup dan di depan pintu terdapat pengumuman tentang pembatasan pengunjung Tahura dan Tata Cara bisa mendapatkan tiket masuk Tahura. Sehubungan dengan pandemi covid 19 kawasan wisata Tahura sudah dibuka untuk wisatawan dalam jumlah terbatas dan untuk pengendaliannya calon pengunjung diwajibkan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi yang bisa diakses melalui online.
Dicoba akses ke aplikasi, ternyata kuota sudah habis sehingga tidak memungkinkan untuk bisa mendapatkan tiket masuk .. salut juga kepada pengelola kawasan wisata Tahura yang telah melakukan pembatasan pengunjung untuk mencegah terjadinya klaster covid 19 di kawasan wisata.
Meskipun tidak bisa masuk kawasan Tahura, perjalanan tetap kami lanjutkan dengan mengubah rute ke kawasan Punclut. Akhirnya kami balik badan jalan kaki menyusuri jalan raya menuju arah punclut melewati jalur Bengkok 1 dan jalan jalan setapak di perkampungan.
Berikut fotofot yang bisa bercerita tentang perjalanan kami :
Capek dan lelah memang sangat terasa, namun fisik yang sehat, kebahagiaan, kesegaran dapat kami nikmati. Semoga kami dapat mengambil hikmah dari perjalanan yang telah kami lakukan dan semoga Allah Subhanahu Wata'ala selalu memberikan nikmat sehat yang penuh barokah kepada kita semua.
Komentar
Posting Komentar